Tim PDWA PGSD ULM pimpinan Dr. Noorhapizah melatih guru SDN Belandean 2 Batola menerapkan inovasi Web Siaga untuk mitigasi banjir.

Batola – mediamas.info – Tim Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar pendampingan kesiapsiagaan bencana di SDN Belandean 2, Kabupaten Barito Kuala, Minggu (28/9/2026).

Kegiatan bertema _”Implementasi Mitigasi Banjir Berbasis Website bagi SD di Daerah Bantaran Sungai”_ ini dipimpin Ketua Tim, Dr. Noorhapizah, S.T., http://M.Pd., dengan melibatkan delapan guru sebagai peserta.

 

SDN Belandean 2 berada di kawasan bantaran sungai yang rawan luapan air pasang dan banjir musiman. Kondisi tersebut melatarbelakangi tim PGSD menghadirkan inovasi teknologi berupa platform _Web Siaga_ yang dirancang khusus untuk pembelajaran mitigasi bencana bagi siswa SD.

 

Dalam pendampingan, Ketua Tim didampingi jajaran dosen, yakni Dr. Yogi Prihandoko, http://S.Pd., http://M.Pd., Diani Ayu Pratiwi, http://S.Pd., http://M.Pd., Ainun Nafisah, http://M.Pd., Urmila Umardianti, http://M.Pd., dan Dr. Agus Rifani Syaifuddin, S.P., M.M., serta dua mahasiswa, Muhammad Ibrahim Arrasy dan Naila Aziza.

 

Tim membimbing para guru untuk mengoperasikan enam fitur utama dalam Web Siaga, meliputi _Ayo Membaca, Ayo Menonton, Ayo Kolaborasi, Ayo Bermain, Ayo Bekerja,_ dan _Ayo Berlatih_.

 

“Enam fitur ini dirancang agar materi mitigasi banjir disampaikan secara komprehensif namun tetap menyenangkan. Ada literasi melalui fitur membaca dan menonton, hingga simulasi tindakan melalui fitur bekerja dan berlatih. Tujuannya membangun budaya siaga bencana sejak dini,” ujar Dr. Noorhapizah.

 

Di akhir kegiatan, tim menyerahkan cinderamata sebagai simbol apresiasi atas kemitraan dengan pihak sekolah.

 

Salah satu guru peserta mengaku pendampingan tersebut sangat membantu.

 

“Web Siaga lengkap dan interaktif, sehingga memudahkan kami menyampaikan materi mitigasi banjir kepada siswa. Program ini sangat bermanfaat bagi kami di SDN Belandean 2,” ujarnya.

 

Melalui program PDWA ini, SDN Belandean 2 diharapkan mampu menjadi contoh Sekolah Tangguh Bencana di Kabupaten Barito Kuala yang siap menghadapi tantangan geografis di kawasan bantaran sungai, tutupnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top