Polres Gunung Mas menggelar program Polisi Peduli Pendidikan di SMKN 1 Kuala Kurun untuk menyerap aspirasi sekolah terdampak PJJ akibat asap karhutla.
Kuala Kurun
mediamas.info – Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas menggelar program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) di SMK Negeri 1 Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Senin (26/10) pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini merupakan implementasi dari Program Prioritas Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat” untuk memperkuat kedekatan Polri dengan dunia pendidikan melalui edukasi dan komunikasi langsung.
Agenda tersebut dihadiri oleh Wakapolres Gunung Mas Kompol Indras Purwoko, S.H., KBO Satbinmas Ipda Sabar Hari Siswanto, serta personel Satbinmas dan Sihumas Polres Gunung Mas. Guna memperluas jangkauan, program Polidik ini juga dilaksanakan secara serentak oleh polsek jajaran di seluruh wilayah Kabupaten Gunung Mas.
Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian memberikan edukasi secara interaktif di lingkungan sekolah. Pendekatan humanis ini bertujuan untuk membangun komunikasi terbuka sekaligus mendorong terciptanya lingkungan belajar yang aman, tertib, dan kondusif.
Melalui program ini, Polri berkomitmen menjalin kemitraan erat dengan pihak sekolah untuk memahami berbagai kebutuhan serta kendala di lapangan. Terlebih saat ini, sejumlah sekolah di Kabupaten Gunung Mas terpaksa melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kondisi karhutla yang mengganggu aktivitas masyarakat dan sektor pendidikan menjadi perhatian serius. Oleh karena itu, dialog antara kepolisian dan pihak sekolah intens dilakukan guna memetakan kendala eksternal serta menjaga keselamatan warga sekolah.
Wakapolres Gunung Mas Kompol Indras Purwoko, S.H., mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., menegaskan pentingnya sinergi interinstitusi ini.
“Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan pihak sekolah, mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi, serta memperkuat kerja sama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif,” ujar Indras usai kegiatan.
Selain edukasi, Polidik juga membuka ruang dialog bagi guru dan pengelola sekolah untuk menyampaikan keluhan, informasi, maupun masukan. Seluruh aspirasi tersebut dicatat oleh kepolisian sebagai bahan evaluasi untuk menentukan langkah tindak lanjut yang presisi.
Melalui pendekatan edukatif dan berkelanjutan ini, Polres Gunung Mas berharap kepercayaan publik terhadap Polri terus meningkat. Sinergi antara kepolisian, sekolah, dan masyarakat diharapkan semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan wilayah sekaligus menjaga keberlangsungan pendidikan di Kabupaten Gunung Mas.
