Views: 55
WB – Samosir | Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Kabupaten Samosir didorong tidak sekadar menjadi wadah berhimpunnya kaum intelektual Kristen, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai tantangan pembangunan daerah.
Dengan karakter kekristenan yang kuat, PIKI diharapkan mampu melahirkan pemikiran, gagasan dan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Samosir.
Hal itu disampaikan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom saat menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PIKI Kabupaten Samosir periode 2026–2031 di Gereja GKPI Tanah Lapang Pangururan, Minggu (25/10/2026). Pelantikan dilakukan Sekretaris Jenderal DPD PIKI Sumatera Utara Pdt. Steven Kumenit.
DPC PIKI Samosir periode 2026–2031 dipimpin Megianto Sinaga sebagai ketua, Tumpal BT. Siregar sebagai sekretaris dan Ronal Nirma Sihotang sebagai bendahara.
Usai pelantikan, Bupati Samosir bersama Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk turut menyaksikan PIKI Awards 2026. Ketua DPP PIKI Maruarar Sirait juga menyapa Bupati Samosir dan jajaran pengurus DPC PIKI Samosir yang baru dilantik. PIKI Awards 2026 disiarkan secara langsung sehingga dapat disaksikan masyarakat luas.
Bupati Vandiko mengapresiasi terbentuknya kepengurusan baru PIKI Samosir. Ia berharap para pengurus menjalankan amanah dengan ikhlas dan bertanggung jawab serta mampu menunjukkan jati diri PIKI sebagai organisasi yang menjunjung nilai dan karakter kekristenan.
“PIKI harus berbeda dengan organisasi lain karena ada karakter kekristenan yang harus dijaga dan ditunjukkan kepada masyarakat. Ada model yang dapat dan tidak dapat dilakukan sesuai ajaran Kristus,” ujar Vandiko.
Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks. Persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga pendidikan, moral dan karakter generasi muda hingga persoalan narkoba.
Karena itu, kata Vandiko, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan intelektual Kristen.
Bupati berharap PIKI Samosir membangun jaringan yang kuat dan berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan pemikiran serta gagasan untuk pembangunan daerah.
“Dengan jaringan PIKI yang kuat, PIKI Samosir dapat berperan aktif dalam pembangunan. Selanjutnya kami tunggu pemikiran-pemikiran dari PIKI,” katanya.
Vandiko juga mengungkapkan, dalam pertemuannya dengan DPP PIKI Pusat, dirinya mendapat dorongan agar Pemkab Samosir turut mendukung pembentukan DPC PIKI di Kabupaten Samosir. Karena itu, ia menyambut baik terbentuknya kepengurusan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir, saya mengucapkan selamat dan sukses atas terbentuknya kepengurusan DPC PIKI Samosir. Saya mengapresiasi dan sudah mendengar prinsip-prinsip pengurus yang baru terbentuk. Ini adalah orang-orang yang memiliki potensi, yang diharapkan mampu bersinergi dan menyusun program yang baik bagi pembangunan maupun organisasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk berharap PIKI Samosir terus bergerak dengan program yang mantap serta memberikan pemikiran yang berharga bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
“PIKI harus terus bergerak dengan program yang mantap. Dengan mayoritas masyarakat Samosir yang beragama Kristen, tentu PIKI dapat memberikan pemikiran yang berharga dan bermakna bagi masyarakat serta pembangunan Samosir,” ujar Ariston.
Sekdakab Samosir sekaligus Dewan Pakar PIKI Samosir Marudut Tua Sitinjak berharap kepengurusan baru dapat berkembang melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. PIKI juga diharapkan mampu membawa perubahan positif dan membangun kolaborasi dengan Pemkab Samosir.
Ketua DPC PIKI Samosir Megianto Sinaga mengatakan kepengurusan PIKI Samosir memiliki latar belakang yang beragam, mulai dari berbagai denominasi gereja, profesi, ASN, pensiunan hingga kalangan pengusaha.
Menurutnya, keberagaman tersebut merupakan kekuatan untuk menghadirkan gagasan dan kontribusi bagi daerah.
“PIKI tidak hadir menjadi benalu, tetapi menjadi bagian dari solusi bagi Pemerintah Kabupaten Samosir. Kami siap mendukung program Pemkab Samosir, khususnya dalam menggalakkan pariwisata dan program-program strategis lainnya, sehingga apa yang menjadi program pemerintah dapat berdampak bagi PIKI dan masyarakat,” kata Megianto.
Ia berharap keberadaan PIKI memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial masyarakat sekaligus memperkuat eksistensi berbagai denominasi gereja di Kabupaten Samosir.
Bendahara DPD PIKI Sumatera Utara Berta Mariana Silalahi mengingatkan PIKI Samosir agar mampu hadir sebagai “garam dan terang dunia” dalam menjawab berbagai tantangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai kekristenan.
“PIKI Samosir harus mendorong kemajuan daerah, menjaga kelestarian Danau Toba dan memperkuat kehidupan sosial masyarakat. Tetap teguh dengan semangat pengabdian,” ungkap Berta.
Ia juga mengajak seluruh inteligensia Kristen untuk kembali mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah. Menurutnya, kecerdasan dan kompetensi yang dimiliki harus diterjemahkan menjadi karya dan pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(VLS)
