DPD ORI Kalsel resmi menyurati Presiden RI untuk mengusulkan Grand Design Kalsel Mandiri Air 2046 guna mengatasi banjir dan karhutla berbasis void tambang.

Banjarmasin, mediamas.info – Dewan Pimpinan Daerah Organisasi Rakyat Indonesia (DPD-ORI) Kalimantan Selatan resmi menyurati Presiden Republik Indonesia untuk menawarkan solusi jangka panjang penanganan banjir serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

 

Surat bernomor 018/DPD-ORI/KS/X/2026 tertanggal 21 Oktober 2026 tersebut dikirimkan melalui koordinasi dan pengawalan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ORI.

 

Ketua DPD-ORI Kalsel, Sulkan, S.H., M.M., mengungkapkan bahwa usulan ini membawa paradigma baru dalam penanggulangan bencana. Fokusnya tidak lagi sekadar penanganan darurat, melainkan pada pencegahan berbasis penguatan ekonomi masyarakat.

 

“Kami mengusulkan konsep Grand Design Kalsel Mandiri Air 2046. Intinya adalah pengelolaan air terintegrasi dengan memanfaatkan lubang bekas tambang (void) sebagai wadah tampungan air, tentu setelah melalui kajian teknis dan verifikasi keselamatan lingkungan,” ujar Sulkan.

 

Melalui surat tersebut, DPD-ORI Kalsel mendesak Presiden untuk mengambil tiga langkah strategis:

 

– Menetapkan konsep Grand Design Kalsel Mandiri Air 2046 sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

 

– Membentuk tim lintas kementerian untuk melakukan verifikasi dan pemetaan lapangan.

 

– Menaikkan status bencana karhutla di Kalsel menjadi bencana nasional.

 

Sulkan menambahkan, pengelolaan infrastruktur air ini nantinya wajib melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa Merah Putih. Keterlibatan lembaga desa ini dinilai penting agar perputaran ekonomi dan manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat setempat.

 

“Kami berharap Pemerintah Pusat mengkaji usulan ini secara komprehensif demi memperkuat ketahanan bencana sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga Kalsel,” pungkasnya.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top