Anggota DPRD Kalsel Habib Umar Hasan Alie Bahasyim mendesak pemerintah memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan relawan pemadam karhutla di Kalsel.
Banjarmasin,
mediamas.info – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi PKS, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim, meminta pemerintah pusat tidak hanya fokus pada pemadaman api dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah juga diharapkan memperhatikan kesehatan, kesejahteraan, serta kondisi ekonomi keluarga para relawan pemadam kebakaran.
Meski demikian, Habib Umar mengapresiasi kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto yang mengucurkan bantuan melalui APBN, termasuk alokasi Rp80 miliar untuk sejumlah kabupaten di Kalsel. Namun, ia menegaskan bahwa dukungan logistik dan jaminan sosial bagi petugas di lapangan tidak boleh terabaikan.
Menurutnya, relawan pemadam kebakaran dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merupakan garda terdepan yang memiliki risiko keselamatan tinggi. Mereka dituntut siaga 24 jam serta bekerja siang dan malam demi memadamkan api.
“Berapa pun anggaran yang diberikan, tentu tidak sebanding dengan perjuangan para relawan yang mempertaruhkan waktu, tenaga, bahkan nyawa demi keselamatan masyarakat,” ujar Habib Umar.
Ia juga mengingatkan pemerintah agar tidak menganggap sepele kondisi karhutla di Kalsel. Masyarakat berhak memperoleh informasi yang akurat mengenai situasi kebakaran terkini beserta dampaknya secara transparan.
Habib Umar berharap bantuan dana dari pusat tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal, termasuk untuk mengakomodasi kebutuhan penunjang para relawan dan keluarganya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi bencana ini.
“Semoga penanganan karhutla dapat berjalan efektif demi keselamatan warga dan kelestarian lingkungan Banua,” pungkasnya.
