Polres Gunung Mas menggelar edukasi anti-bullying dan menyerahkan bantuan masker serta oksigen bagi UKS SD-SMP Katolik Santo Yosep Kuala Kurun.
Kuala Kurun, mediamas.info– Polres Gunung Mas menggelar edukasi interaktif pencegahan perundungan (bullying) sekaligus membuka ruang dialog untuk menyerap aspirasi pihak sekolah di SD–SMP Katolik Santo Yosep Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas. Kegiatan yang berlangsung Selasa (20/10) pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh 45 peserta.
Aksi nyata ini merupakan bagian dari Program Prioritas Kapolri guna membangun kesadaran kolektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., didampingi KBO Satbinmas Ipda Sabar Hari Siswanto, serta sejumlah personel Satbinmas dan Seksi Hubungan Masyarakat (Sihumas) Polres Gunung Mas.
Dalam paparannya, personel kepolisian memberikan edukasi interaktif mengenai jenis-jenis perilaku perundungan, dampak psikologis bagi korban, serta pentingnya menumbuhkan sikap saling menghormati antarsiswa. Melalui materi ini, para siswa didorong untuk berani melaporkan setiap tindakan intimidasi atau ejekan yang mengganggu proses belajar kepada pihak yang tepat.
Tak hanya memberikan edukasi, Polres Gunung Mas juga menyerahkan bantuan oksigen dan masker kepada kepala sekolah untuk mendukung Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian polri terhadap kesehatan guru dan siswa di tengah paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kondisi kabut asap di Kabupaten Gunung Mas saat ini memang menjadi perhatian serius karena mengganggu kenyamanan dan kesehatan anak usia sekolah, bahkan memaksa beberapa sekolah menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Selain itu, ruang dialog yang dibuka kepolisian dimanfaatkan pihak sekolah untuk menyampaikan berbagai keluhan dan persoalan yang mereka hadapi. Catatan aspirasi ini nantinya akan menjadi bahan koordinasi dan tindak lanjut oleh Polres Gunung Mas sesuai kewenangannya.
Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi menegaskan, sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan siswa sangat krusial dalam memutus mata rantai perundungan.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencegah perundungan di lingkungan sekolah, menumbuhkan sikap saling menghargai, serta tidak ragu menyampaikan keluhan agar dapat segera didengar dan ditindaklanjuti,” ujar Arum.
Melalui komunikasi yang terbuka ini, Polres Gunung Mas berharap dapat mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan kondusif bagi proses belajar mengajar, sekaligus memperkuat kemitraan strategis antara Polri dan dunia pendidikan.
