Usulan perubahan status Balai Diklat Kalsel menjadi BLUD dinilai strategis. Transformasi ini siap membuka pusat inkubasi baru bagi pelaku UMKM.
Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kalsel Firman Yusi mengusulkan Balai Diklat Industri Kayu dan Logam menjadi BLUD. Simak tahapan rencananya.
Banjarmasin, mediamas.info –
Firman Yusi mengusulkan perubahan status Balai Diklat Industri. Oleh karena itu, ia mendorong transformasi menjadi BLUD. Langkah strategis ini bertujuan mendongkrak kualitas pelatihan kerja. Selanjutnya, perubahan sistem ini akan memperkuat daya saing. Sekretaris Fraksi PKS Kalsel menyampaikan usulan tersebut kemarin. Di samping itu, sistem BLUD menjanjikan fleksibilitas keuangan.
Lembaga kriya ini sekarang menyandang status UPT Dinas Perindustrian. Selain itu, Firman menjelaskan proses transformasi secara bertahap. Pemerintah daerah harus memprioritaskan rehabilitasi gedung lewat APBD. Kemudian, rencana pembenahan sarana berlangsung tahun 2027 hingga 2028. Maka dari itu, Balai Diklat siap memegang status BLUD. Skema baru membawa kemitraan dunia usaha semakin luas. Akhirnya, program hilirisasi ini menyukseskan pertumbuhan ekonomi daerah.
